Nama / NIM
: Ida Ayu Rini Dharmayani / 1404505070
Jurusan : Teknologi Informasi
Fakultas / Universitas : Fakultas Teknik / Universitas Udayana
Mata
Kuliah : Pemrograman Berorientasi Objek (B)
Dosen
: I Putu Agus Eka Pratama, ST MT
PEMBAHASAN TENTANG JAVA, CLASS, OBJECT, PEWARISAN DAN PEMBUNGKUSAN
1. JAVA
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di
berbagai komputer
termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis
tahun 1995. Bahasa
ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan
sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras
bawah yang minimal. Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling
populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai
jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web. Java sendiri
merupakan bahasa pemrograman yang berbasis objek, maksudnya adalah semua aspek
yang terdapat pada java adalah objek sehingga sangat memudahkan untuk mendesain,
membuat dan mengembangkan program java dengan cepat. Java dibagi menjadi beberapa bagian:
- J2SE
(Java 2 Standard Edition); Java 2 Standard Edition mencakup core dari
bahasa pemrograman Java, memuat librarylibrary inti yang dibutuhkan
seperti IO, Networking dan JDBC.
- J2EE
(Java 2 Enterprise Edition); Java 2 Enterprise Edition adalah
pengembangan Java untuk solusi enterprise, mulai dari aplikasi berbasis
Web dengan Servlet dan JSP, aplikasi terdistribusi dengan EJB, sebagaimana
aplikasi integrasi enterprise seperti Web Service.
- J2ME
(Java 2 Micro Edition); Java 2 Micro Edition adalah pengembangan Java
untuk mobile device, seperti handphone, pocket PC dan PDA. Pengembangan ke
arah mobile device ini menuntut Java untuk beradaptasi dengan mesin yang
terbatas dalam memory dan processor.
Kelebihan
Java :
- Berorientasi
objek , Memudahkan untuk mendesign dan mengembangkan program dengan cepat
dan teliti , sehinnga mudah digunakan . Salah satu bahasa pemrograman yang
berorientasi objek secara murni .
- Mirip
c++, Mempunyai sintaks yang mirip dengan bahasa pemrograman c++ . Sehingga
para pengguna c++ banyak yang hijrah menggunakan Java .
- Multiplatform,
Dapat digunakan dibanyak sistem operasi .
- Perkembangan
yang luas, Dari game sampai sistem operasi handphone menggunakan program
java . Misalnya Handphone Sonny Ericsson dan Opera Mini 3 yang bertipe
.jar ( Java Archive ) .
- Mempunyai
pengumpulan sampah otomatis
Kekurangan Java :
- Proses
Compile, Mengharuskan pengguna mengcompile programnya sebelum dijalankan,
berbeda dengan bahasa pemrograman python yang tidak perlu mengcompile
terlebih dahulu .
- Penggunaan
Memori yang besar , Berbeda dengan bahasa pemrograman lain yang hanya
membutuhkan memori sedikit
2. CLASS DAN OBJECT
Class adalah struktur dasar dari OOP (Object
Oriented Programming). Terdiri dari
dua
tipe yaitu : field (attribute/property) dan method (behavior). Class digunakan
untuk
mendeklarasikan
sebuah variabel yang berupa objek atau dinamakan “referensi objek (object reference)”. Sedangkan Object
adalah sebuah perangkat lunak yg berisi sekumpulan variabel dan method yg
berhubungan. Object merupakan sebuah instance (keturunan) dari class. Setiap
Object (obyek) dibangun dari sekumpulan data (atribut) yang disebut "variabel"
(untuk menjabarkan karakteristik khusus dari obyek) dan juga terdiri dari sekumpulan
method (menjabarkan tingkah
laku dari obyek).
Class adalah
merupakan penggambaran dari sebuah objek atau benda,sifat objek, dan juga apa
yang bisa dilakukan oleh objek tersebut. class berfungsi untuk menampung objek
objek dan method(behaviour) yang ada. contohnya: class hewan, buah-buahan,
orang, bangunan, mobil, motor, dll. Dan Objek
adalah bentuk nyata dari sebuah class dan dapat di lihat, di pegang,dan
dirasakan. contohnya:
class buah-buahan maka objeknya apel, nanas, durian, jambu, mangga
3. PEMBUNGKUSAN ( ENCAPSULATION )
Pembungkusan
artinya, data-data dan method akan dibungkus menjadi paket objek yang merupakan
satu kesatuan sehingga dapat bekerja sama dalam melaksanakan tugas-tugas
pemrograman tertentu. Selain
dengan menggunakan metoda abstraksi dalam menyembunyikan method pada super
class, maka juga dapat dilakukan dengan proses pembungkusan suatu fungsi.
Dengan kata lain, sebenarnya proses pembungkusan itu sendiri merupakan salah
satu metoda atau mekanisme untuk melakukan abstraksi. Dalam melakukan
pembungkusan kode, terdapat tiga akses yang perlu kita ketahui, yaitu :
- Private
Mendeklarasikan data dan method menggunakan tingkat akses
private berarti data dan method tersebut hanya dapat diakses oleh kelas yang
memilikinya saja, atau bisa di sebut : mehtode tersebut tidak boleh diakses
atau di gunakan oleh kelas-kelas lain yang terdapat di dalam program.
Untuk mendeklarasikan suatu data atau method dengan tingkat akses private,
gunakan kata kunci “private”.
- Protected
Mendeklarasikan data dan method menggunakan tingkat akses
protected berarti data dan method tersebut dapat diakses oleh kelas yang
memilikinya dan juga oleh kelas-kelas yang masih memiliki hubungan turunan,
misalnya : dalam kelas A yang di deklarasikan sebagai protected, terdapat data
X, maka kelas B ( merupakan turunan dari kelas A) dapat mengakses data X
tersebut, tetapi jika terdapat kelas lain yang bukan merupakan turunan dari
kelas A (misal : kelas D), maka kelas lain tersebut (kelas D) tidak dapat
mengakses data-data yang di deklarasikan pada tingkat akses protected.
Untuk mendeklarasikan suatu data atau method dengan tingkat akses protected,
gunakan kata kunci “protected”.
- Public
Tingkat
akses public merupakan kebalikan dari tingkat akses private. Data maupun
methode yang bersifat publik dapat di akses oleh semua bagian di dalam program.
Dengan kata lain, semua data atau method yang di deklarasikan dengan akses
public dapat di kenali atau di akses oleh semua kelas yang ada di dalam
program, baik kelas turunan maupun kelas yang tidak mempunyai hubungan sama
sekali.
Untuk mendeklarasikan data atau method dengan tingkat akses public, gunakan
kata kunci “public”.
4. PEWARISAN
( INHERITANCE )
Sebuah objek dapat
diturunkan menjadi objek baru lainnya sehingga konspe baru tersebut akan
mewarisi sifat dari objek induknya. Konsep inilah yang dinamakan dengan pewarisan
(inheritance). Menurut beberapa refrensi, objek induk dinamakan dengan base
class, ada juga yang mengistilahkan dengan ancestor class. Sedangkan objek
turunannya (objek anak) setring dinamakan dengan derived class atau
descendant class. Objek tersebut apabila kita memiliki objek A, kemudian kita
menurunkan objek tersebut menjadi objek B, maka objek secara otomatis akan
memiliki sifat dan perilaku yang terkandung dalam objek A. Selain itu kita dapat
menambahkan sifat dan perilaku lain kedalam objek B. Contoh di dunia nyata adalah sebagai
berikut : seorang anak akan memiliki sifat/perilakunya sendiri, selain itu dia
juga mewarisi beberapa sifat / perilaku dari orang tuanya. Begitu juga dalam
sebuah program. Suatu kelas (class) dapat di turunkan menjadi kelas-kelas baru
lain yang akan mewarisi beberapa sifat / perilaku dari kelas induknya. Contohnya
: kita membuat kelas A, lalu kita membuat kelas B yang merupakan hasil turunan
dari kelas A, jadi kelas B tersebut mempunyai karakter yang hampir mirip dengan
kelas A, dan kita dapat menambahkan sifat/ perilaku yang baru pada kelas B yang
sebelumnya tidak di miliki oleh kelas A. Dalam java,kelas induk dinamakan
superclass dan kelas turunan di sebut subclass.
5. PENGIMPLEMENTASIAN JAVA
1. Social Networking
Hal yang umum bahwa aplikasi web saat ini sangat umum digunakan khalayak
IT, tidak hanya praktisi tapi juga khalayak umum apalagi dengan adanya social
networking di dunia maya melalui browser. Manusia merupakan makhluk social yang
membutuhkan interaksi dengan sesame, sehingga dengan adanya social networking
di dunia maya membuat masyarakat umum banyak menggunakan internet sebagai media
komunikasi. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mendukung
aplikasi web karena memang java dibuat untuk memberikan solusi untuk aplikasi
yang berbasis jaringan. Dengan bahasa Java dimungkinkan untuk membuat aplikasi
social networking yang memenuhi kebutuhan user dalam berinteraksi melalui
device (tanpa suara tentunya).
2.
M-commerce
E-commerce lebih identik dengan transaksi jual-beli barang dan jasa
secara online, online shop, dan bisnis lain yang dilakukan melalui internet. E-Commerce
tidak hanya dilakukan di dalam browser namun juga dilakukan di dalam perangkat
mobile yang biasa disebut dengan Mobile Commerce. M-commerce biasa menggunakan
aplikasi berbasis java dalam penerapannya, bahkan browser pada mobile juga
banyak yang menggunakan platform java missal yang banyak digunakan adalah Opera
Mini. Jumlah pengguna ponsel pada umumnya lebih banyak ketimbang pengguna
internet melalui PC/laptop sehingga pelanggan melalui ponsel lebih banyak bisa
dijangkau daripada pengguna yang tidak menggunakan ponsel. Dengan banyaknya
pengguna ponsel ini maka semakin besar peluang untuk pengguna ponsel melakukan
transaksi jika ponsel mereka bisa digunakan untuk M-commerce, maka akan semakin
banyak dikembangkan karena potensinya yang cukup besar. Contoh aplikasi telah
dikembangkan adalah mobile banking, aplikasi untuk transaksi saham pelelangan
barang dan lain sebagainya.
3. Games
Penerapan Java pada games saat ini sudah
sangat luas, terutama pada ponsel dan android. Game java dapat diunduh dimana
saja dan sebagian telah mendukung grafis 3D. Dengan dukungan J2ME pada ponsel
memungkinkan game berbasis java dan mesin virtual Dalvik pada Android.
Referensi:
http://www.swalt.info/pemograman/java/76-pengertian-java.html
http://sigitprabowoo.blogspot.com/2013/11/pengertian-object-oriented-program.html
http://catatanku.web.id/catatan/konsep-pemrogramman-java/